26 Juli 2014

Doa-doa

Doa doaku malam ini bukan duduk diatas sajadah dengan tangan menengadah. Doaku malam ini hanya diam dalam sunyiku, meminta dalam hati dengan kesungguhan. Karena doa tak harus terucap, Tuhan tahu isi hatiku. Dan malam ini didalam doa doaku ada namamu.

Tak perlu aku sebutkan aku ingin kamu selalu aman, karena Tuhan tahu itu doaku sepanjang waktu saat kamu lepas dari pandanganku. Atau bagaimana aku memohon pada-Nya untuk selalu menjagamu. Aku mau kamu jauh dari halhal mengerikan, bahaya dari apa yang kamu lakukan setiap hari. Aku mau kamu dilindungi dari apapun yang akan membuat kamu terluka. Karena bagaimanapun harapan juga adalah doa. Dan Tuhan pasti mendengar harapan dari hati hati yang tak tenang.

Lalu aku berdoa agar Tuhan bantu aku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi, agar aku bisa menjadi cukup pantas bagimu. Agar aku bisa menjadi rumah yang pantas bagi hatimu. Tuhan bantu aku permudah hilangkan egoisku. Aku tahu itu ada dalam kontrolku. Tapi apa salahnya meminta pada-Nya, mungkin dia akan permudah proses perbaikan diriku.

Dan aku mohonkan padanya ketulusan, kesabaran, keikhlasan, ketabahan, keteguhan, bukan hanya bagiku tapi juga bagimu. Karena bagian sulit disini adalah bagianmu. Karena aku sadar aku sulit. Sudah 17 tahun aku bersama diriku sendiri, egois, batu, cengeng, manja, labil, pemarah, dan aku masih kesulitan dengan diriku sendiri. Bagaimana denganmu yang baru tahu aku. Aku minta pada Tuhan agar beri kamu banyak ketulusan, kesabaran, keikhlasan, ketabahan, dan keteguhan bagimu. Karena aku tak mau kamu menyerah denganku sebelum aku sempat tunjukkan kalau aku bisa menjadi pantas bagimu.

Dan aku minta kekuatan pada Tuhan, aku mau hatiku kuat, aku mau hatimu kuat. Aku minta Tuhan selalu ingatkan bahwa kita memilih untuk bersama, dan pilihannya sudah diambil. Jadi sekarang tugasnya jalani pilihannya, dengan sungguh sungguh. Ini tak akan mudah samasekali, karena itu aku pintakan kekuatan. Bertahan dengan orang lain tak mudah, menyerah lebih mudah, dan aku tak mau ada satupun dari kita yang menyerah. Aku mau kita memperjuangkan hubungan ini untuk satu sama lain. Semoga Tuhan bantu hati kita jadi kuat. 

Aku mohon pada-Nya agar tuhan kunci saja hati aku dan kamu. Dan bahkan aku minta Tuhan buat hati kita hanya dapat melihat satu sama lain, biar buta akan yang lain. Agar tak ada hati yang meninggalkan hati yang mencinta. Agar tak ada hati yang pergi. Tak perduli apapun yang terjadi, biarkan ikatannya tak akan lepas. Biar penat pun, biarkan saja hatinya tetap buta akan yang lain biar akhirnya kembali pada satu sama lain.

Di tengah malam lagi, aku berdoa untuk hatimu. Aku memohon pada-Nya agar aku bisa memiliki dan menjaga hatimu. Agar Dia membantuku meluluhkan hatimu. Agar bisa aku dapatkan hati yang aku dambakan. Aku mau Tuhan ikatkan hatimu hanya padaku jadi aku tidak akan kehilangan milikku yang berharga. Aku mau Tuhan bantu aku agar aku tidak akan pernah kehilangan hatimu. Aku mau Tuhan tahu, dan Ia tahu, aku menginginkan hatimu untukku, dan hanya untukku.

Karena manusia memiliki cara berdoa yang berbeda beda, dan aku tahu yang terpenting adalah harapan terdalam dati hati manusia.

1 komentar: