24 Maret 2013

Sukamantri 4

Jingga tergaris di ujung langit
Ayam-ayam mulai mencari makan
Mereka akhirnya bangun dari lelap
Bagiku hari datang terlalu cepat

Hari inikah aku harus pergi lagi
Kita baru saling tahu
Kita bahkan belum sempatkan lebih mengenal
Aku ingin jelajahi kepribadianmu
Lebih dalam
Hingga ku tahu aku bisa bersamamu

Kabut mengembun menghilang
Sisakan sedikit saja di atas sana
Gunung salak berdiri tegak,
aku bahkan baru sadar ia ada disana

Bisakah kita habiskan lebih banyak waktu,
bersama?
Aku tak ingin pergi
Masih banyak yang harus kulakukan bersamamu

Aku pulang,
Aku janji akan kembali untukmu,
untuk bersamamu

Sukamantri 3

Bukankan 3 jam cukup?
Aku tak mau kehilangan waktuku denganmu
Aku mau jadikan tiap detik denganmu
jadi yang tak terlupakan

Aku putuskan keluar tenda
Ternyata suara gitar masih mengalun
ditemani kopi, mereka masih bersenandung
Mengisi malam denganmu

Udara subuh berhembus tenang
Ku kini rasakan bagaimana dingin menusuk
Menjalar ke setiap sel dalam diriku
Tapi ku nikmati,
karena pelukmu yang menjadikan dingin ini

Tahukah?
Ada ratusan bintang malam ini di pagimu
Ada scorpio dengak menghadapku
Ada lagi yang membuatku takkan lupakan malam kita
Tak bisa hentinya aku pandangi bintang-bintang di langitmu
Tak pernah aku lihat yang begini,
Aku...makin mencintaimu

Sukamantri 2

Malam begitu larut sebelum aku sadari kita bertemu
Kagum. Aku mencintaimu dari pertemuan pertama kita
Sejak pertama aku injakkan kaki di tempatmu ada,
sejak pertama aku lihat indahnya kamu meski dibawah langit gelap,
sejak pertama aku rasakan dinginnya malammu,
sejak pertama aku terbalut dalam suasana dirimu

Aku duduk di sebuah saung kecil, sedikit menjauh
Gemerlap lampu kota dibawah sana begitu...jauh
jauh namun indah dari atas sini
Langit kosong saat aku datang
Malam hitam pekat buat bayangan dimana-mana

Malam begitu panjang
Alunan gitar tak hentinya mengalun
Mengiringi setiap tawa pada malam ini
Malam dimana aku, kamu, mereka akan dekat
Menghangatkan, mengakrabkan, mendekatkan

Aku tinggal kau sejenak ke dalam istirahatku,
aku akan kembali, tunggu saja

Sukamantri 1

Pertemuan pertama aku denganmu
23 Maret 2013, bagaimana akan kulupa tanggal itu

Jalan toll lenggang
Ada kilasan cerita di mobil tanpa pendingin itu
tawa canda cerita dibagi dengan tulus
cepat mobil itu melaju dalam konfoi kecil

Hiruk pikik pasar masih menjadi di malam hari
Kebun raya malam hari dipinggir pasar
konfoi kecil itu menembus kota dibawah lampu jalan
mesin mobil tua itu dipaksa berjalan cepat meski meraung

satu jalan kecil itu membawa kami pergi dari kota
menjauh ke sisi yang lebih tinggi, tapi masih dibawh langit
menembus malam gelap sepi
hanya semak, pepohonan dan jalan berbatu
yang jadi bagian dari awal pertemuan kita,
sukamantri